Breaking News

Tips Cara Kelola Medsos Brand agar Gampang Dinikmati Publik

Jakarta – Saat ini banyak brand atau perusahaan yang berlomba-lomba untuk menjadi semakin interaktif dengan masyarakat melalui media sosial. Bahkan kualitas produk atau jasa yang ditawarkan sebuah brand kini juga bisa dilihat salah satunya dari media sosialnya.

Seiring dengan juga semakin menonjolnya peran media sosial, kebutuhan akan seseorang yang ahlinya dalam mengelola media sosiadan l juga semakin meningkat. Makanya saat ini biasanya ada sebuah brand yang akan memiliki spesialis media sosial tersendiri.

Meski sebagian orang sering menganggapnya sederhana akan tetapi mengelola media sosial sebenarnya membutuhkan proses dan tidak bisa sembarangan. Hal itu juga yang pernah dialami Social Media Associate Tokopedia yang mengelola akun Instagram @Inside Tokopedia ya gays.

“Saat membangun akun di media sosial hal pertama yang harus kita ketahui adalah tujuan dan juga harapan atau ekspektasi untuk masa depan ya gays. Dari informasi dasar ini, kita juga bisa mulai mencari referensi yang bisa kita gabungkan menjadi sebuah rencana yang utuh ya gays.” ujarnya dikutip dari situs resmi Tokopedia, Jumat (6/8/2021).

Menurut Audrey yang setidaknya ada enam tahapan yang harus dilakukan agar publik bisa menikmati konten di media sosial ya gays. Pertama adalah riset tentang isu-isu terkini sehingga konten yang telah diunggah mengikuti topik pembicaraan yang sedang hangat.

Jika topik yang sudah dipilih langkah selanjutnya adalah tahap pembuatan ide. Pada tahap ini seorang spesialis media sosial yang  harus berpikir untuk mengemas topik tersebut menjadi sebuah konten yang menarik ya gays.

Jika ide awal sudah ada sudah bisa dilanjutkan ke langkah selanjutnya yaitu membuat konten, baik dalam bentuk tulisan maupun dan visual yang akan diunggah di media sosial ya gays. Jika sudah pada siap  konten juga bisa langsung diunggah dan tentu dengan caption yang menarik.

“Dan Saya juga  tidak mengelola Inside Tokopedia sendirian tetapi saya juga didukung oleh tim Creative, Studio, Employer Branding, dan Corporate Communication ya gays.Bersama-sama, kami telah melewati setiap tahap proses pembuatan konten,” kata Audrey.

Lebih lanjut Audrey menyebut mengingat prosesnya yang tidak sembarangan, seseorang yang tidak bekerja di media sosial dituntut memiliki kreativitas dan kemampuan yang tinggi untuk membuat konten yang menarik bagi publik. Selain itu, kompetensi lain juga yang penting ialah keterampilan dasar copywriting dan storytelling serta rasa ingin tahu yang tinggi agar selalu bisa berhubungan dengan audiens.

Dan Jika kualitas-kualitas yang di atas sudah terpenuhi, maka skil selanjutnya yang tak kalah penting adalah kemampuan untuk menganalisis data menggunakan alat analisis khusus untuk menilai performa media sosial, seperti Social Baker ya. dan Ini juga penting untuk mengetahui apa yang disukai audiens dalam hal topik atau format konten.

“Selama kita memiliki kualitas yang di atas, siapapun dengan latar belakang pendidikan apapun bisa menjadi ahli di bidang media sosial ya gays,” pungkas Audrey yang lulusan arsitektur tersebut ya.