Breaking News

Nih Ada Penerus Snapdragon 888 Namanya Snapdragon 898?

Jakarta – Qualcomm akan bakal merilis chip penerus Snapdragon 888 pada 2021 ini, yang ada kabarnya bakal bernama Snapdragon 898. Seperti apa spesifikasinya?

Rumor ini juga berasal dari Ice Universe, berikut yang menyebut penerus Snapdragon 888 ini bukan bernama Snapdragon 895, yang melainkan Snapdragon 898, meskipun punya nomor model yang sama, yaitu SM8450.

Ia pun membeberkan kalau Snapdragon 898 juga bakal menggunakan arsitektur baru, yakni ARMv9. Core utama di system on a chip (SoC) tersebut adalah Kryo 780 dengan kecepatan kira-kira sekitar 3,09GHz.

Core CPU utama itu juga bakal berbasis pada ARM Cortex-X2 yang merupakan penerus Cortex-X1 yang dipakai di Kryo 680 milik Snapdragon 888. Kecepatan core baru ini yang menurut ARM lebih kencang 16% dibanding pendahulunya.

Sebagai perbandingan, core yang utama Snapdragon 888 juga punya kecepatan maksimal 2,84GHz, sementara itu varian Snapdragon 888 Plus yang lebih kencang kecepatan yakni maksimalnya 2,995GHz, dan perbandingan performa keduanya yang hampir mencapai 10%. Jadi peningkatan 16% ini yang dijanjikan itu yang terbilang signifikan.

Selain mengedepankan kecepatan core yang lebih kencangi ni, Snapdragon 898 juga ada punya keunggulan lainnya, yaitu pabrikasi 4nm, Sementara itu Snapdragon 888 dibuat dengan pabrikasi 5nm.

Tak cuma core utama juga yang menggunakan arsitektur yang baru dari ARM, melainkan juga core yang lainnya, artinya bakal ada juga yang punya peningkatakan performa juga. Soal GPU, yang dipakai seharusnya adalah Adreno 730, yang diperkirakan juga punya peningkatan signifikan dibanding dengan Adreno 660 pendahulunya.

Modem terintegrasi di SoC tersebut juga disebut X65 5G, yang juga berbasis pada pabrikasi 4nm, demikian dikutip Kami dari Phone Arena, Kamis (29/7/2021).

Sekalipun juga ponsel yang ada saat ini terbilang sudah kencang, bahkan juga untuk keperluan berat, SoC anyar ini akan tetap menarik perhatian karena menggunakan arsitektur baru dari ARM, yaitu ARMv9. yang menggantikan ARMv8 yang sudah dipakai sejak satu dekade lalu.