Breaking News

Mudik Lebaran 2021 Lebih Banyak Dari Tahun Kemarin

Kombes (Pol) Ahmad Ramadhan, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri mengatakan jumlah orang yang mudik saat libur Lebaran 2021 lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

Menurut Ramadhan, pemerintah mengharapkan peningkatan jumlah pemudik yang pulang karena hal itu menjadi alasan batalnya pemulangan Lebaran tahun ini.

“Tahun 2020 ini masih banyak warga yang tidak pulang. Tahun ini jumlahnya lebih banyak, jadi kami melarang pemulangan. Namun, dengan pelaksanaan tahun ini, lebih banyak orang yang pulang dibandingkan tahun lalu. ”

Ramadhan saat jumpa pers di Mabes Polri di Jakarta, Rabu (19/5/2021). Masa pengecualian pemulangan Lebaran berakhir pada 6-17 Mei 2021.

Pemerintah menetapkan kebijakan ini dalam Surat Edaran 13 Tahun 2021 yang dikeluarkan oleh Satgas Covid-19 terkait penghapusan Idul Fitri 1442 H dan upaya pengendalian penyebaran Covid-19 pada hari raya suci. bulan Ramadhan 1441 Hijriyah.

Izin perjalanan hanya dikeluarkan untuk orang yang melakukan perjalanan untuk bekerja atau bekerja, mengunjungi keluarga yang berduka atau sakit, karena kehamilan, persalinan, dan kebutuhan lain selain pulang ke rumah.

Syaratnya, penyandang kebutuhan tersebut harus memiliki surat izin perjalanan tertulis atau surat izin keluar / masuk (SIKM).

Namun, menurut Ramadhan, banyak orang juga melakukan perjalanan sebelum Idul Adha berlaku.

“Pemulangan ini dibatalkan selama Ketupat. Namun operasi ketopat ini dilakukan sebelum operasi Ketopat, dan banyak warga yang sudah kembali ke rumah masing-masing, ”ujarnya.

Ramadhan menjelaskan, selama Ketupat 2021 terdapat 149.353 prosedur keselamatan, peraturan lalu lintas dan pelanggaran lalu lintas, 1.291 kecelakaan lalu lintas jalan raya dan 654.623 pelanggaran protokol kesehatan.

Kemudian di kejaksaan untuk pelanggaran perjalanan ilegal sebanyak 835 unit. Selain itu, jumlah kendaraan yang diperiksa mencapai 1.1283.123, termasuk 39 7.892 mobil yang dibalik.

Informasi lengkap: 234.324 kendaraan roda dua, 142.426 kendaraan roda empat, 12.914 kendaraan penumpang roda empat, dan 8.228 truk roda empat.