Asal Usul Game Dinosaurus Google Chorme

Pengguna Google Chrome tentunya sudah tidak asing lagi dengan game dinosaurus telur Paskah yang muncul di browser setiap kali komputer tidak terhubung ke Internet.

Game gulir samping ini dapat dimainkan dengan menekan bilah spasi di komputer atau dengan mengetuk layar smartphone agar karakter dinosaurus Tryannosaurus Rex (Tyrannosaurus) berjalan dan melompati kaktus di gurun.

Meski terlihat bisa dimainkan tanpa gangguan, ternyata game tersebut memiliki batasan waktu meski sangat lama, yakni 17 juta tahun.

Desainer Chrome UX Edward Jung sengaja memperkenalkan pembatasan ini agar terlihat mirip dengan kehadiran T-Rex sebelumnya di bumi.

BACA JUGA  Game Forza Horizon 4 Tersedi Di Steaam, Bulan Depan

“Tapi mungkin nanti Anda tidak akan merasa bahwa celah Anda sudah terbiasa dengannya,” canda Jung dalam postingan blog Google.

Ide untuk membuat game browser yang dapat dimainkan saat komputer tidak terhubung ke Internet berawal pada awal 2014, bahkan sebelum dirilis di tahun yang sama.

Nama aslinya adalah The Bolan Project, setelah Mark Pollan, penyanyi utama dari band rock tahun 1970-an bernama T-Rex.

Desainer kebun anggur Sebastian Gabriel mengatakan permainan dinosaurus ini berarti “kembali ke zaman prasejarah.”

“Artinya tidak ada Wi-Fi,” kata Gabriel di postingan yang sama.

BACA JUGA  Ada Wisata Luar Angkasa Gratis Hanya Menggunakan Google Chrome

Desainer Chrome lainnya, Alan Bates, mengatakan bahwa karakter T-Rex sengaja dibuat piksel dan memiliki gerakan yang ketat karena dia ingin memberikan nuansa video game jadul kepada pengguna.

Meskipun ini paling sering muncul saat Chrome offline, pengguna sebenarnya dapat memainkan game ini saat online, caranya adalah dengan mengakses url chrome: // dino.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *