Kapan Kartu Prakerja Gelombang 17 dibuka?

Setelah Gelombang sebelumnya ditutup, Saat ini sudah banyak masyarakat bertanya soal jadwal regitrasi Kartu Prakerja gelombang 17.

Sebenarnya, penerima Kartu Prakerja gelombang enam belas baru akan diumumkan beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, pihak manajemen memastikan belum akan membuka registrasi Kartu Prakerja gelombang 17. Jika melihat target kuota 2,7 JT peserta sudah tercapai dalam kurun waktu 1 semester.

Jadwal Registrasi Kartu Prakerja Gelombang 17

Program Kartu Prakerja gelombang 17 mungkin baru akan dibuka jika ada peserta dari gelombang 12 hingga 16 yang status kepesertaannya tidak berlaku atau dicabut. Pencabutan dapat dilakukan jika penerima yang sudah di tetapkan Kartu Prakerja tidak membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari.

Tetapi sampai saat ini belum ada laporan adanya pencabutan peserta sebab pelanggaran tersebut. Sampai saat ini pemantauan keaktifan peserta masih berjalan sebab pencabutan pertama baru akan dimulai pada 1 April 2021 untuk penerima Kartu Prakerja gelombang 12.

Sebelumnya manajemen Kartu Prakerja telah membuka 1 gelombang tambahan untuk registrasi di tahun 2020. Peserta pada gelombang tambahan adalah pemulihan dari kepesertaan Kartu Prakerja gelombang satu hingga sepuluh yang dicabut.

Ketentuan gelombang tambahan tersebut tidak akan diberlakukan lagi sebab peserta yang sudah dicabut/diberhentikan kepesertaannya akan masuk daftar blacklist Kartu Prakerja.

Jika peserta melanggar kebijakan Menko Bidang Perekonomian No 11 Tahun 2020. Pada pasal 20 ayat 2 dikatakan bahwa pembelian pelatihan untuk pertama kali dilakukan tidak lebih dari 30 hari maka peserta .

Batas waktu pemilihan itu dihitung sejak peserta memperoleh notifikasi penetapan sebagai Penerima Kartu Prakerja dan melengkapi data secara daring melalui laman resmi Kartu Prakerja.

Sementara pada ayat 3 peraturan yang sama mengatakan bahwa konsekuensi bila penerima Kartu Prakerja tidak melakukan pelatihan dalam batas waktu itu, maka status kepesertaannya akan dicabut atau diberhentikan. Jika status kepesertaan itu dicabut atau diberhentikan, maka peserta tidak bisa mengikuti kembali Program Kartu Prakerja atau di-blacklist. Selain itu, bantuan pelatihan sudah disalurkan juga akan di refund ke rekening dana Kartu Prakerja.