Breaking News

Google Earth Memiliki Fitur tersembunyi Pada Versi Android

Google Earth punya fitur yang memungkinkan pemakai melihat kondisi di suatu wilayah/kota di tahun lampau. Fitur ini diluncurkan pada 2016 lalu dan dinamai Timelapse.

Fitur ini sebeenarnya hanya ada di Google Earth versi web untuk desktop atau mobile saja. Namun demikian fitur ini ternyata juga tersedia di aplikasi Google Earth untuk smartphone Android. Tetapi, fitur Timelapse tersembunyi dan butuh cara tertentu untuk menggunakannya.

fitur Timelapse di Google Earth versi Android ini mempunyai tampilan yang berbeda dengan versi web. Di versi Android, fitur tersebut dapat diakses/digunakan melalui sebuah slider di bagian pojok kanan bawah aplikasi. Dengan menggerakan kursor slider digeser ke kiri, maka pemakai akan semakin jauh lompat ke masa lampau.

Begitu juga sebaliknya, jika menggeser kursor ke kanan, maka pemakai akan melaju ke kondisi di masa kini. Fitur tersebut dapat digunakan untuk pergi ke masa lalu sampai tahun 1938. Sementara untuk versi web sendiri, Google Earth membatasi pemakai untuk menjelajah hingga tahun 1984.

Kyler menambahkan, fitur ini sendiri dapat dicoba oleh para pengguna Android. Hanya saja, perangkat mereka perlu di-root terlebih dahulu.

Root sendiri adalah suatu metode untuk memperbolehkan pengguna smartphone, tablet, dan perangkat lain yang berjalan pada sistem operasi Android supaya dapat akses penuh dalam sistem Android.

Dengan itu, smartphone dapat diotak-atik dengan mudah dan di instal dengan sejumlah aplikasi dan fitur eksperimental. Tetapi, cara ini tidak disarankan untuk orang awam sebab metode ini biasanya merusak garansi ponsel.

Selain itu, cara yang disebutkan sebelumnya biasanya membuat ponsel menjadi tidak bisa dipakai (bricked).

Kembali pembahasan, belum dapat dipastikan kapan fitur ini akan tersedia untuk pengguna Google Earth versi Android secara resmi tanpa harus melakukan root pada ponsel.

Jika fitur itu tersedia, maka fitur Timelapse kemungkinan hanya dapat digunakan untuk melihat beberapa wilayah saja. Karena, pemetaan di sejumlah wilayah, begitu juga teknologi pencitraan di kala itu, mungkin saja terbatas dan tidak secanggih yang saat ini.