Breaking News

SpaceX Meluncurkan Satelit Starlink Lagi, Untuk Internet Cepat

Roket SpaceX Falcon 9 berhasil meluncur dari Kennedy Space Center, Florida, Amerika Serikat, pada 14 Maret kemarin. Falcon 9 meluncurkan 60 satelit Starlink ke orbit untuk menyediakan akses internet lebih luas.

Ini merupakan booster tahap pertama yang mendukung misi menyelesaikan 8 penerbangan sebelum peluncuran ini, Falcon 9 merupakan roket dua tahap dengan tinggi menapai 70 meter dan dibanggakan SpaceX sebagai roket kelas orbital pertama yang mampu memantulkan cahaya. Mereka mengerahkan Sebanyak 60 satelit Starlink sekitar satu jam setelah roket diluncurkan.

Starlink merupakan proyek internet berbasis satelit yang memiliki misi ambisius menyelimuti bumi dengan internet broadband dengan kecepatan tinggi. Cara ini sering dikatakan sebagai solusi untuk menghadirkan konektivitas ke miliaran orang yang masih kekurangan akses internet yang dapatdiandalkan.

Dengan mengerahkan Beberapa satelit yang beroperasi di orbit rendah Bumi yang bekerja memberikan jangkauan koneksi internet berkelanjutan.

Kini ada sekitar 1.000 satelit Starlink sudah digunakan, dan SpaceX berencana mengembangkan Starlink untuk meluncurkan lebih dari 40 ribu satelit ke orbit rendah Bumi.

Jumlah tersebut 5x dari jumlah total satelit yang diluncurkan manusia sejak penerbangan luar angkasa dilakukan. SpaceX saat ini memiliki sekitar sepertiga dari semua satelit aktif di luar angkasa. Elon Musk sebagai CEO SpaceX pun menjadi pemilik satelit terbanyak di antariksa.