Pengguna Operator XL AXIATA Mengeluhkan Sinyal Hilang Saat Melewati Jalur Bawah Tanah MRT Jakarta

Pelanggan mengeluhkan sinyal operator seluler XL Axiata hilang ketika melewati jalur bawah tanah saat menggunakan MRT Jakarta.

Sejumlah pengguna menyampaikan keluhannya di Twitter kepada akun MRT Jakarta (@mrtjakarta) dan XL Axiata (@myXLCare).

Akun @mrtjakarta menjawab keluhan mereka di twitter disebabkan operator seluler tersebut tidak lagi bekerja sama dengan pihaknya.

Hal ini dibenarkan oleh Ahmad Pratomo (Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT). Menurutnya, XL menarik diri dari kerja sama tersebut.

BACA JUGA : Eric Yuan Masuk Ke Daftar 400 Orang Terkaya Di Dunia

Ia menambahkan bahwa yang terlibat dalam kerja sama ini adalah pihak XL Axiata dan penyedia infrastruktur jaringan di jalur MRT, yaitu PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).

Sebagai alternatif, mereka menghimbau untuk menggunakan jaringan WiFi yang sudah tersedia di area MRT Jakarta, atau menggunakan layanan operator seluler lainnya.

Namun, operator seluler XL Axiata belum memberi keterangan apapun. Pada 2019, XL sempat meminta supaya penyedia jaringan telekomunikasi MRT Jakarta menurunkan harga sewa perangkat pasif sebab dinilai terlalu tinggi.

BACA JUGA : Karena ini Pemerintah Thailand Dituntut Facebook

Untuk diketahui, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk adalah penyedia infrastruktur jaringan di jalur MRT. TBIG memebeharga ri sewa perangkat pasif berkapasitas 600 Mbps sebesar Rp 3,5 miliar sampai Rp 4 miliar /operator /tahun. Hal ini berlaku selama 2 tahun pertama di 6 stasiun bawah tanah MRT.