Apple Berhenti Memproduksi Komputer iMac Pro

Apple dikabarkan berhenti memproduksi komputer iMac Pro. Perusahaan saat ini tinggal menunggu sampai stok komputer tersebut habis terjual.

MacRumor pertama kali melihat pengumuman ini di laman produk iMac Pro dan kemudian mengkonfirmasi ke Apple soal pemberhentian produksi komputer ini.

Apple setelah itu memberi tahu outlet bahwa setelah persediaan habis, iMac Pro tidak akan stok lagi. Kini satu-satunya versi yang tersedia sekarang merupakan versi standar, yang harganya senilai US$ 5.000, sebab Apple sudah menghilangkan pilihan peningkatan tambahan.

BACA JUGA : Viral!! Seorang Anak Menggunakan Uang Ratusan juta Dari Kartu Debit Ibunya di Twtich

Menurut MacRumors, Apple mengatakan bahwa iMac 27 inci yang diluncurkan pada musim panas lalu, yang kemungkinan akan menjadi yang terakhir dengan chip Intel, pilihan yang banyak disukai bagi sebagian besar pengguna iMac Pro.

iMac Pro Apple kemudian memberi tahu outlet bahwa setelah persediaan habis, iMac Pro tidak akan tersedia lagi. Saat ini versi yang tersedia sekarang hanya versi standar, yang harganya US$ 5.000, sebab Apple telah menghilangkan opsi peningkatan tambahan.

BACA JUGA : Bocoran!! Apple Akan Membuat Jenis IPhone Baru Dengan Spesifikasi Besar dan Di Tambah Touch ID

Menurut MacRumors, Apple mengatakan bahwa iMac 27 inci yang diluncurkan pada musim panas lalu, yang akan menjadi yang terakhir dengan chip Intel, pilihan ini yang lebih disukai sebagian besar pengguna iMac Pro.

iMac Pro dirilis pada 2017 silam menjadi sebagai komputer Mac Apple yang paling kuat pada saat itu. Tidak jelas berapa jumlah iMac Pro yang terjual. sampa saat ini perangkat tersebut tidak menerima update perangkat keras yang substansial sejak debut.

Dilaporkan bahwa iMac 2020 27 inci akan jadi yang terakhir dengan tampilan desain iMac tradisional, atau bezel tebal di sekitar layar dengan dagu aluminium dan logo Apple besar di tengah.

Jika itu benar, ini akan menjadi perombakan iMac pertama dalam 9 tahun. Perusahaan tersebut juga dikabarkan sedang mengerjakan dua Mac Pro baru, yang merupakan desktop termahal