Elon Musk Mengalami Kerugian, Saham Tesla Anjlok

Elon Musk harus rela karena mengalami kerugian US$27 miliar atau setara Rp 386,1 triliun asumsi Rp 14.300/US$ selama pekan lalu, berdasarkan Bloomberg Billionaires Index. Ini disebabkan kejatuhan saham Tesla.

seminggu lalu harga saham perusahaan teknologi turun, sebab kekhawatiran Wall Street soal kenaikan imbal hasil obligasi, yang membuat pinjaman menjadi lebih mahal. Ini dapat menurunkan keuntungan perusahaan.

Dalam seminggu terakhir harga saham Tesla turun 11,5 persen. Elon Musk yang memiliki 18 persen saham Tesla menanggung kerugian tersebut.

BACA JUGA : Viral!! Seorang Anak Menggunakan Uang Ratusan juta Dari Kartu Debit Ibunya di Twtich

Penurunan kekayaan Elon Musk ini sama seperti harta orang terkaya di dunia peringkat ke-52, pendiri Dyson, James Dyson.

Akibatnya, Elon Musk menjadi orang terkaya no 2 di dunia dengan total kekayaan US$157 miliar. Peringkat pertama diduduki CEO Amazon, Jeff Bezos, yang total kekayaan US$177 miliar.

Tahun kemarin saham Tesla menjadi salah satu idola investor Wall Street. Harga saham produsen mobil listrik ini meningkat 743persen sepanjang 2020, dan menjadikan Tesla perusahaan paling berharga nomor 5 di bursa saham AS.

BACA JUGA : Akun Milik Donald Trump Dipulihkan Youtube, Namun Masih Ragu?

Setelah harga sahamnya anjlok 15 persen pada tahun ini, saham Tesla kini berada di peringkat ketujuh dalam daftar perusahaan paling bernilai di bursa saham AS, di belakang Facebook dan Berkshire Hathaway, tapi masih di atas JPMorgan Chase.

Berkat performa saham Tesla yang melonjak sepanjang 2020, Elon Musk akan mendapat hibah untuk membeli 8,4 juta saham Tesla. Nilainya diperkirakan senilai US$5 miliar pada penutupan Jumat 5 maret 2021.