Breaking News

Maraknya Email Phising, Hati-Hati!!

Pusopskamsinas mencatat jumlah kasus peretasan di Indonesia selama tahun kemarin cukup besar. Karena, selama pandemi Covid-19 jumlah pengguna internet pun betambah semakin banyak.

Dari laporan Pusopskamsinas menjelaskan, kasus peretasan yang cukup banyak yaitu sekitar 2549 kasus dilakukan via email phising.

Peningkatan email phising ini terbanyak terjadi pada Maret-Mei 2020. kasus ini sering terjadi paling banyak pada saat jam kerja.

BACA JUGA : Akun Milik Donald Trump Dipulihkan Youtube, Namun Masih Ragu?

Sebagai informasi, email phishing adaalah salah satu teknik dari Social Engineering yang sering digunakan oleh okmum untuk mengelabui korban. Oknum mengirimkan sebuah email dengan judul yang menarik untuk dibuka oleh korban, biasanya berkaitan dengan finansial ataupun periklanan.

Email biasanya berisi file sisipan atau link yang akan dialihkan pada unduhan program berbahaya. Program ini bisa bekerja secara otomatis di komputer korban yang membuka link tersebut dan mencuri kredensial, password, akun, informasi kartu kredit, dan lainnya.

BACA JUGA  : Pemerintah Mengatur IMEI Untuk Meminimalisir Hp Black Market dan Ilegal

Phishing ini jadi pilihan yang populer di kalangan para peretas karena murah, dan m udahserta efektifitasnya cukup tinggi. Walau pun banyak organisasi yang telah menerapkan sistem keamanan untuk memblokir serangan phishing, tapi penyerang juga semakin memiliki peralatan phishing yang lebih canggih.