Breaking News

BLT/BPUM UMKM PERIODE MARET 2021 KEMBALI DIBUKA, DANA HIBAH Rp 1,2 JUTA

Pemerintah tersus berupaya untuk memulihkan ekonomi dengan berbagaicara sallah satunya program Banpres produktif atau BLT kepada pelaku UMKM. Dapat dipasttikan berlanjut. Program ini merupakan pencairan dana hibah untuk UMKM.

Sementara untuk pelaku UMKM yang masih belum memiliki fasilitas permodalan bank (Bankable) bantuan presiden terkait dana hibah usaha mikro akan dilanjutkan.

Sebelumnya, dana hibah usaha mikro ini telah disalurkan ke12 juta pelaku UMKM. Tahap pertama ini targetnya ditamba sedikit menjadi 12,8 juta pelaku usaha. mereka menjelaskan skemanya pemberian dana akan diusulkan daerah.

BACA JUGA  : Anda sudah mendaftar Kouta Gratis Namun Belum Mendapatkannya? Ini Penyebabnya

Teten menjelaskan, Mereka Kemenkop UKM juga telah memiliki data nanti akan ditransfer melalui bank. Jadi Akan diterima langsung oleh nama yang bersangkutan

Untuk Besaran yang akan disalurkan tahun ini tidak akan sebesar tahun lalu. Tahun lalu dana hibah yang diberikan sebesar Rp 2,4 juta /pelaku UMKM, kini hanya Rp 1,2 juta.

Teten mengatakan, Ada harapan keadaan ekonomi menjadi lebih baik. Dia mengira biasanya dari pengalaman program PEN, memang situasi masih membutuhkan program perlindungan dan anggaran tersedia mungkin jumlahnya diperpanjang terutama penerimanya.

BACA JUGA : Cek Segera!! Bansos Periode Maret 2021 Sudah Cair

Teten mengatakan, Nyatanya saat program ini di launching banyak usaha mikro yang tidak terdaftar Pemkab/kota ramai mereka mendaftar meminta surat keterangan usaha ke desa. Sehingga peserta yang diusulkan melalui Kemenkop tahun lalu sudah masuk sekitar 28 juta pengusul..

Askolani (Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu) sebelumnya mengatakan di 2021 pemerintah akan melanjutkan program BPUM atau BLT kepada pelaku UMKM.

Askolani menjelaskan pada 2021 ini nilai BLT yang diberikan kepada UMKM sebesar Rp 1,2 juta. Diketahui nilai tersebut lebih rendah dari tahun lalu yang sebesar Rp 2,4 juta.

BACA JUGA : Kuota gratis 2021 Dari Kemendikbud Akan Disalurkan Dan Dibatasi Aksesnya