Cek Segera!! Bansos Periode Maret 2021 Sudah Cair

Pemerintah telah menyalurkan BST atau bansos untuk bulan Januari dan Februari 2021. Penerima Bansos kembali akan mendapatkannya pada periode Maret 2021.

Penyaluran dana Bantuan Sosial Tunai untk tahap 2 2021 per 19 Februari sudah mencapai 70%. Sementara ini, realisasi BST tahap pertama sudah 97%.

Kemensos mengatakan BST akan disalurkan masyarakat tidak mampu di 34 Provinsi di Indonesia. Pencairan BST akan dilakukan selama empat bulan dari Januari hingga April 2021 dengan nilai sebesar Rp300 ribu / bulan per kepala keluarga.

BACA JUGA : Kuota gratis 2021 Dari Kemendikbud Akan Disalurkan Dan Dibatasi Aksesnya

Untuk cek penerima bantuan sosial tunai (BST) 300 ribu/ bulan, Anda dapat mengunjungi situs dtks.kemensos.go.id.

Setelah itu, pilih ID Kepesertaan yang dimiliki, seperti NIK KTP. kemudian, muncul keterangan apakah termasuk penerima bansos atau tidak. Selain melakukan pengecekan secara mandiri, penerima BST 300 ribu / bulan biasanya juga akan menerima surat undangan dari RT/RW setempat.

Surat undangan dari RT/RW tersebut harus dibawa ketika ke Kantor Pos untuk mencairkan atau mengambil bamsos jika tidak memiliki rekening bank . Dan membawa KTP serta KK (katu keluarga) untuk bukti diri yang sah.

Setelah menunjukkandokumen terkait yang disebutkan, petugas Kantor Pos akan melakukan pemeriksaan dokumen dengan scan barcode pada surat undangan. Masyarakat yang terverifikasi akan langsung mendapatkan bansos 300 ribu.

Selain di Kantor Pos, pencairan dapat dicairkan dilakukan melalui ATM, kantor cabang bank Himbara, atau e-warong menggunakan KKS. Untuk penerima yang telah memiliki rekening, BST akan disalurkan ke rekening masing masing penerima melalui Himbara.

BACA JUGA : Di Periode Maret 2021 Token Listrik Sudah Dibuka

Selain bantuan sosial untuk masyarakat, pemerintah menyatakan anggaran bantuan tunai untuk pengusaha UMKM akan disalurkan mulai Maret 2021. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program PEN.

Askolani (Dirjen Anggaran Kemenkeu) mengatakan ada 14 juta UMKM yang akan menerima bantuan tunai Rp1,2 juta pada Maret 2020. Bantuan ini melengkapi subsidi bunga kredit yang sebelumnya sudah disalurkan.