Breaking News

Visa India Untuk Cina Dicekal, Perusahaan Perakit IPhone Rugi

Perselisihan di antara India dan China mulai merugikan beberapa perusahaan teknologi besar asal Taiwan, salah satunya perakit iPhone dan pemasok Apple.
Hal tersebut juga mulai menghambat program insentif yang sangat dibanggakan India untuk membangun manufaktur elektronik.

Sedangkan, mereka dibutuhkan dalam membantu perusahaan Taiwan mendirikan pabrik di India. India juga mendorong perusahaan untuk memilih pilihan yang lebih sulit untuk bisa mendapatkan izin kerja di negaranya.

Beberapa analis menilai, perselisihan tersebut dapat menunda rencana Perdana Menteri Narendra Modi untuk meningkatkan kapasitas manufaktur India dan menghalangi datangnya para investor dari luar negeri yang akan menginvestasikan USD 30 miliar dalam 6 bulan ke depan hingga September. Perusahaan-perusahaan tersebut memang membidik India untuk mendiversifikasi rantai pasokan mereka.

Sebelum itu, setelah terjadinya bentrokan yang memakan korban di sepanjang perbatasan yang bersengketa di pegunungan Himalaya. Peristiwa ini menewaskan sedikitnya 20 orang India dan beberapa tentara China, Modi telah memblokir ratusan aplikasi asal China dan memperlambat persetujuan untuk investasi dari China .

Tahun lalu, Foxconn Technology Group, Wistron Corp, dan Pegatron Corp, telah menjanjikan USD 1,5 miliar untuk mendirikan pabrik ponsel di negara Bollywood setelah pemerintahan Modi menawarkan insentif yang dirancang khusus untuk memproduksi produk lokal untuk ekspor berbagai negara. Langkah tersebut pun diperkirakan akan batal karena perselisihan di antara ke India dan China.