Mengapa artikel bersifat nonfiksi

Mengapa artikel bersifat nonfiksi

Artikel disebut nonfiksi karena berisikan informasi yang didukung fakta dan teori, menggunakan bahasa resmi dan penulisannya secara sistematis. Perhatikan penjelasan berikut, ya. Artikel adalah karangan berisi fakta dan opini yang dibuat untuk dipublikasikan di media cetak maupun media sosial. Ciri-ciri artikel adalah sebagai berikut. 1. Isi tulisan didasari oleh fakta bukan sekedar mitos yang belum terjamin kebenarannya. 2. Bersifat faktual dan informatif, mengungkapkan informasi yang berdasarkan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. 3. Artikel ilmiah juga memiliki opini atau analisa pemikiran-pemikiran penulis, akan tetapi, pemikiran itu dikuatkan/didasari oleh data valid berupa hasil penelitian sebelumnya, teori, maupun fakta yang ditulis ke dalam artikel. 4. Menggunakan metode penulisan yang sistematis, dengan tujuan agar semua informasi dalam artikel dapat diterima oleh masyarakat luas. 5. Menggunakan ragam bahasa yang resmi dan baku, hal ini dikarenakan dengan menggunakan bahasa resmi yang bercirikan lugas, logis, denotatif dan efektif akan membuat bahasa artikel ilmiah terasa padat dan berisi. Dengan demikian, artikel disebut nonfiksi karena berisikan informasi yang didukung fakta dan teori, menggunakan bahasa resmi dan penulisannya secara sistematis. Sejalan dengan pengertian nonfiksi, yaitu sesuatu yang tidak bersifat fiksi, tetapi berdasarkan fakta dan kenyataan (tentang karya sastra, karangan, dan sebagainya).

Disclaimer:Jawaban yang disediakan di atas hanya untuk digunakan oleh orang tua siswa dalam memandu proses belajar online anak. Soal diatas berupa pertanyaan yang terbuka artinya banyak jawaban tidak terpaku seperti di atas.